Uncategorized

Hasil Pertandingan Persahabatan Antara Italia vs San Marino

kaisarsbo.com – Italia berhasil meraih kemenangan telak 8-0 di Stadio Carlo Castellani ketika berhadapan dengan San Marino dalam pertandingan persahabatan. Laga ini tentu menjadi laga yag sangat menarik bagi Italia, mereka juga berhasil menunjukkan bahwa mereka masih merupakan salah satu timnas terkuat di Eropa. Sejatinya pertandingan ini mereka tak banyak memainkan pemain inti mereka dan hanya memainkan banyak pemain muda. Dan tentu mereka tetap memastikan diri masih terlalu kuat untuk San Marino.

Eksperimen yang dilakukan Ventura ini tentu mendapatkan beberapa sorotan. Namun, eksperimennya tersebut akhirnya membuat beberapa pihak sangat terkejut dan takjub dengan taktik yang diturunkan oleh Ventura. Dan tentu laga ini bisa sekaligus menjadi ajang bagi pemain muda untuk dibawanya ke Piala Dunia yang akan digelar di Rusia nanti.

Banyak sekali pemain yang melakukan debut nya pada pertandingan ini, tercatat ada 5 pemain asal Serie A Italia yang menjalani debut.

Sejak awal pertandingan babak pertama, Italia langsung berhasil mendominasi pertandingan di semua area lapangan. Dan gol pembuka Italia pun terjadi pada menit ke-10 lewat Lapadula yang berhasil memaksimalkan assist dari Conti.

3 menit kemudian giliran G. Ferrari yang berhasil megenapkan keunggulan lewat gol cantiknya yang menerima umpan dari Chiesa. Skor pun berubah menjadi 2-0.

Dan pada menit ke-16, mereka kembali berhasil menciptakan gol lewat Petagna. Dan 3 menit kemudian Lapadula akhirnya berhasil mencetak gol kedua nya pada pertandingan ini sekaligus berhasil menutup pertandingan babak pertama dengan skor 4-0.

Memasuki babak kedua, Italia kembali mendominasi jalannya pertandingan. Mereka berhasil terus menetralisir semua lapangan pertandingan.

Dan pertandingan babak kedua baru berjalan 3 menit, Caldara berhasil mencetak gol yang membuat Italia berhasil unggul 5-0.

1 menit kemudian, Lapadula akhirnya berhasil memastikan diri mencetak hattrick setelah dirinya berhasil memaksimalkan hattrick assist ketiga dari Conti. Skor pun kembali berubah menjadi 6-0.

Tertinggal 6-0, San Marino pun mulai pasrah dan memilih untuk bermain di belakang.

Namun pada menit ke-58 Italia kembali berhasil mecetak gol lewat Palitano yang membuat mereka semakin terpuruk di Stadion Carlo di Empoli. Tertinggal 7-0 pun membuat fokus pemain San Marino semakin buyar. Dan hal tersebut harus mereka bayar dengan gol bunuh diri yang dibuat oleh Bonini.

Skor 8-0 pun menutup jalannya pertandingan antara Italia vs San Marino.

Milner Bangga Dengan Keberhasilan Liverpool

kaisarsbo.com – James Milner telah menyebutkan bahwa pertandingan akhir pekan lalu cukuplah menyenangkan. Pernyataan yang langsung di sampaikan pria berusia 31 tahun tersebut, karena Liverpool berhasil menang dengan skor akhir 3-1 atas menghadapi Arsenal dalam lanjutan kompetisi Premier League.

Pertandingan yang berlangsung di Anfield Stadium itu, tiga gol yang masuk ke jala gawang Petr Cech berhasil dicetak oleh Roberto Firmino, Sadio Mane dan serta Georginio Wijnaldum. Sedangkan Meriam London hanya mampu memperkecil kedudukan melalui sosok Danny Welbeck. Maka dengan raihan memukau yang berhasil di dapat kini mereka berada di urutan empat besar yang mana adalah salah satu target utama mereka musim ini, akan tetapi mantan punggawa Manchester City itu berharap agar rekan setimnya pada pertandingan tersisa dapat tampil konsisten lagi agar pada musim panas mendatang dapat bermain di ajang Liga Champions.

” Menurut saya itu sangat menyenangkan tetapi juga sedikit kecewa karena di sisi lain kami tidak dapat untuk melakukannya secara konsisten. Kami semua mengetahui seberapa baiknya kami untuk melakukannya agar jauh lebih konsisten di setiap pertandingan yang akan kami lakoni. Di musim panas ini tentunya tidak mudah untuk menduduki embat besar klasemen,” ujar Milner kepada media setempat.

” Kami hanya ingin untuk terus membangun semua itu dan terus meningkatkannya pasalnya kami tampil menghadapi klub yang sangat baik dan mendominasi jalannya pertandingan, terutama di babak pertama, brilian dan menampilkan seberapa hebatnya kami pada pertandigan itu. Kami hanya ingin untuk tetap dalam catatan kami di musim panas ini,” tegasnya.

Sementara itu, James Milner yang sempat bermain bersama Aston Villa itu juga mengatakan bahwa skuad timnnya bermain lebih baik pada akhir pekan lalu, tidak seperti saat menghadapi Leicester City yang mana benar-benar terlihat memalukan hingga membuat mereka harus menyerah dengan skor 3-1 dengan Jamie Vardy dan rekan-rekan satu timnya.

” Menurut saya itu jelas performa penampilan yang sangat baik ketika melawan Arsenal. Kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan itu. Pada paruh pertama, saya rasa kami bermain cukup baik. Kami mampu mengalahkan Arsenal di lanjutan Premier League dan sekaligus menempatkan kami di urutan empat besar klasemen sementara,” tegasnya.

” Kami di paruh kedua cukup baik tetapi mereka yang lebih hebat, mereka merupakan skuad tim yang baik. Kami dapat bertahan dengan sangat baik dan jelas itu baik bagi kami mendapatkan gol lagi melalui aksi memukau Wijnaldum di menit akhir pertandingan,” tuntasnya.

Duel Watford-Leicester Panas

Ranieri berharap Vardy termotivasi setelah golnya ke gawang Spanyol.

WATFORD – Dua tim yang akan bertemu dalam laga lanjutan Liga Primer, Sabtu (19/11), Watford FC dan Leicester City FC, masing-masing memendam kemarahan. Sebelum jeda internasional kedua tim itu menelan kekalahan. The Foxes kalah 1-2 dari West Bromwich Albion sedangkan The Clarets digasak 1-6 oleh Liverpool FC.

Pelatih Watford Walter Mazzarri mengatakan, timnya sangat kesal terhadap kekalahan itu. Ia pun tidak memungkiri jika anak asuh Claudio Ranieri juga memiliki perasaan sama.

“Mungkin ada beberapa keuntungan bagi Leicester setelah laga di Liga Champions. Namun, kami tetap akan menghadapi sebuah tim yang penuh amarah karena tidak senang atas hasil terakhir. Ini tentu akan jadi pertandingan sulit bagi kami,” kata Mazzarri.

Pelatih 55 tahun itu pun berharap jika para pemainnya turun dengan motivasi berlipat setelah hasil terakhir kontra Liverpool. Menurutnya, kemarahan bisa menjadi sangat penting bagi kinerja pemain di lapangan.

“Saya berbicara kepada mereka dan menjanjikan laga melawan Leicester akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda,” kata Mazzarri.

Melawan Leicester, Mazzarri kemungkinan akan menggunakan formasi 3-5-2. Namun, Jose Ilolebas takkan bisa mengisi posisi sayap kiri. Ia di larang bermain satu pertandingan karena sudah mendapat lima kartu kuning. Mazzarri kemungkinan akan menurunkan Juan Zuniga atau Daryl Janmaat untuk mengisi posisi Holebas.

Sementara itu, pelatih Leicester Claudio Ranieri berharap Jamie Vardy melakukan yang yang sama kala mencetak gol untuk timnas Inggris saat melawan Spanyol. Penyerang Inggris itu sudah tidak mencetak gol untuk tim juara bertahan Liga Primer itu sejak September. Dari 17 pertandingan bersama The Foxes di seluruh kompetisi, Vardy baru mencetak tiga gol.

“Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan terhadap Vardy. Saya pernah menangani banyak penyerang. Memang, tidak mungkin mereka mencetak gol setiap saat,” kata Ranieri. “Saya bersyukur Vardy mampu menghapus catatan buruk itu saat melawan Spanyol. Gol itu sangat penting baginya.”

Leicester saat ini berada di posisi ke-14 di klasemen Liga Primer. Mereka hanya berbeda dua poin dari batas zona degradasi.

Romagnoli Pikirkan Masa Depan

Katanya, mungkin suatu saat nanti ada 11 pemain Milan di skuat Gli Azzurri.

VADUZ – Terkadang sepak bola bisa di tentukan oleh momen tertentu. Ketika momen anda tiba, maka harus di manfaatkan dengan maksimal dan inilah yang sedang di lalui oleh Alessio Romagnoli. Bek AC Milan itupun tahu dengan baik.

“Setelah di pikir, saya sebenarnya tiba di tempat yang tepat pada saat yang tepat pula.  Ini ujung dari kegigihan dan keberuntungan. Sekarang, saya harus memanfaatkan peluang ini,” kata Romagnoli mengomentari pemanggilannya ke timnas Italia.

Romagnoli adalah salah satu dari sekian banyak pemain Milan yang saat ini memperkuat Gli Azzurri. Bersamanya ada Gianluigi Donnarumma, Luca Antonelli, Mattia De Sciglio, Giacomo Bonaventura, dan Glanluca Paladula.

“Saat ini sedang tercipta blok Milan karena kami sedang bermain dengan bagus bersama klub. Lapadula, pemain yang terakhir tiba, juga sangat kuat. Semuanya ini tergantung dari kerja keras klub. Kami harap bisa membawa lebih banyak pemain ke tim nasional,” ujar Romagnoli.

Bek 21 tahun itu pun tak menutup kemungkinan kalau nantinya akan ada 11 pemain MIlan yag bakal memperkuat Italia. “Itu akan menjadi sinyal bahwa rencana yang di ingginkan oleh Silvio Berlusconi dan Adriano Galliani sedang berfungsi. Kemudian mungkin kami pemain muda Italia tidak seburuk yang di gambarkan orang,” ujarnya.

Seperti di ketahui, Romagnoli mengawali karier di Milan tidak mulus. Awal kedatangannya dari Sampdoria, musim lalu, di warnai dengan kritik. “Tapi, saya tidak pernah khawatir dengan kritik. Kalian para wartawan memberikan saya banyak tanggung jawab, tapi tak pernah membebani saya,” ujarnya.

Eks pemain AS Roma itu selalu berpikir bahwa ia bisa membuat kemajuan setiap harinya. “Sebelum pertandingan, pelatih tim nasional membuat saya memahami beberapa hal. Sekarang siapa yang bermain di posisi saya harus tahu bagaimana caranya bertahan dan bermain bagus. Benar bahwa masa lalu sebagai pemain tengah membantu saya, tapi saya juga harus lebih baik dalam beberapa hal. Seperti dalam mengawal pemain dan dalam konsentrasi,” kata Romagnoli.

Romagnoli yang baru dua kali memperkuat timnas senior itu mengaku masih merasa seperti pemain U-21. Ia pun berharap bisa bermain di Kejuaran Eropa U-21 di Polandia tahun depan. Sementara, Romagnoli menyadari bahwa saat ini statusnya masih sebagai pelapis lantaran beberapa pemain senior cedera.

“Tentu saja, tim nasional utama adalah impian setiap pemain dan ketika pemain bek besar kembali nanti, saya harap bisa belajar dari mereka dan selain itu saya juga berharap bisa mempersulit pilihan Ventura,” katanya.