Duel Watford-Leicester Panas

Sunday, November 20th at 7:02 PM

Ranieri berharap Vardy termotivasi setelah golnya ke gawang Spanyol.

WATFORD – Dua tim yang akan bertemu dalam laga lanjutan Liga Primer, Sabtu (19/11), Watford FC dan Leicester City FC, masing-masing memendam kemarahan. Sebelum jeda internasional kedua tim itu menelan kekalahan. The Foxes kalah 1-2 dari West Bromwich Albion sedangkan The Clarets digasak 1-6 oleh Liverpool FC.

Pelatih Watford Walter Mazzarri mengatakan, timnya sangat kesal terhadap kekalahan itu. Ia pun tidak memungkiri jika anak asuh Claudio Ranieri juga memiliki perasaan sama.

“Mungkin ada beberapa keuntungan bagi Leicester setelah laga di Liga Champions. Namun, kami tetap akan menghadapi sebuah tim yang penuh amarah karena tidak senang atas hasil terakhir. Ini tentu akan jadi pertandingan sulit bagi kami,” kata Mazzarri.

Pelatih 55 tahun itu pun berharap jika para pemainnya turun dengan motivasi berlipat setelah hasil terakhir kontra Liverpool. Menurutnya, kemarahan bisa menjadi sangat penting bagi kinerja pemain di lapangan.

“Saya berbicara kepada mereka dan menjanjikan laga melawan Leicester akan menjadi pertandingan yang sangat berbeda,” kata Mazzarri.

Melawan Leicester, Mazzarri kemungkinan akan menggunakan formasi 3-5-2. Namun, Jose Ilolebas takkan bisa mengisi posisi sayap kiri. Ia di larang bermain satu pertandingan karena sudah mendapat lima kartu kuning. Mazzarri kemungkinan akan menurunkan Juan Zuniga atau Daryl Janmaat untuk mengisi posisi Holebas.

Sementara itu, pelatih Leicester Claudio Ranieri berharap Jamie Vardy melakukan yang yang sama kala mencetak gol untuk timnas Inggris saat melawan Spanyol. Penyerang Inggris itu sudah tidak mencetak gol untuk tim juara bertahan Liga Primer itu sejak September. Dari 17 pertandingan bersama The Foxes di seluruh kompetisi, Vardy baru mencetak tiga gol.

“Saya tidak pernah kehilangan kepercayaan terhadap Vardy. Saya pernah menangani banyak penyerang. Memang, tidak mungkin mereka mencetak gol setiap saat,” kata Ranieri. “Saya bersyukur Vardy mampu menghapus catatan buruk itu saat melawan Spanyol. Gol itu sangat penting baginya.”

Leicester saat ini berada di posisi ke-14 di klasemen Liga Primer. Mereka hanya berbeda dua poin dari batas zona degradasi.