Tembok Fazio

Saturday, January 7th at 6:03 PM

Jadi kunci pertahanan Roma sejak bergabung pada musim panas kemarin.

GENOA – Ketika bergabung dengan AS Roma pada musim panas kemarin, Federico Fazio hanya di perhitungkan sebagai pilihan keempat di baris pertahanan tim. Dalam hierarki awal, bek asal Argentina itu kalah bersaing dengan Kostas Manolas, Thomas Vermaelen dan Antonio Ruediger. Namun, seiring berjalannya waktu Fazio muncul sebagai andalan utama Luciano Spalletti.

Seandainya Manolas tak pulih tepat waktu saat Roma berkunjung markas Genoa, Minggu (8/1), Fazio akan menjadi bek dengan menit bermain terbanyak di skuat I Giallorossi musim ini. Sekarang, ia masih berada di posisi kedua dengan total 1.759 menit, terpaut delapan menit dari rekan asal Yunani. Memperhitungkan situasi pada pramusim, siapa sangka Fazio bisa melejit sejauh ini?

Skeptisme di awal musim di bungkam lewat permainan apik. Tambahan lagi, pria 29 tahun ini sangat tangguh dalam duel udara: semasa merumput di La Liga, ia pencetak gol sundulan terbanyak ketiga (11), hanya kalah dari Javi Martinez (15) dan Sergio Ramos (19).

Di atas semuanya, kesiapan dan profesionalisme Fazio-lah yang perlahan berhasil merebut hati Spalletti. “Pelatih adalah sosok pekerja keras dalam segala aspek. Setiap latihan, dia menyalurkan hasrat juaranya kepada kami,” katanya kepada Sky Sport.

“Karena itulah kami juga harus menang di Genoa, untuk tetap mengejar Juventus. Tantangan di Marassi akan sangat mirip dengan laga di kandang Atalanta. Kami harus ekstra waspada.”

Di hadapan Roma, menanti dua partai tandang berat: selain Genoa, juga ada Udinese pada 15 Januari. Yang mengkhawatirkan, rapor I Giallorossi di markas lawan sejauh ini kurang baik hanya memetik 11 poin dalam sembilan pertandingan (tiga menang, dua imbang, empat kalah).

Satu hal yang pasti, laga nanti akan berjalan seru. Pertemuan antara Genoa kontra Roma sangat jarang berakhir jemu. Musim lalu, I Giallorossi mencetak comeback spektakuler dalam drama lima gol di Marassi. Sedangkan empat tahun sebelumnya, Genoa yang membukukan kemenangan 4-3 atas Serigala Ibukota. Roma harus benar-benar waspada pada kali ini.